Jumat, 20 Januari 2012

CARA PEMAKAIAN AROMA THERAPY


Aromaterapi paling banyak digunakan sebagai pengharum ruangan, baik di rumah maupun perkantoran untuk menimbulkan suasana rileks dan menenangkan serta sekaligus menyingkirkan bau-bauan yang tidak dikehendaki. Sebagai contoh, menyalakan lilin wangi atau minyak aromaterapi dapat membuat dapur and bebas dari aroma sisa memasak.
Aroma yang ringan dapat membuat anda lebih nyaman setelah melalui hari yang melelahkan di kantor. Wewangian yang cukup popular untuk membangkitkan suasana rileks dan nyaman antara lain bergamot, eucalyptus, lavender, jasmine dan rose.

Beberapa minyak aromaterapi juga dapat membantu anda melawan bakteri, seperti minyak lavender misalnya. Sementara yang lainnya, seperti camphor dan menthol dapat meningkatkan metabolisme dan system endokrin anda, memperbaiki system syaraf pusat dan memperkuat system kekebalan tubuh.
Minyak aromaterapi juga sering digunakan sebagai minyak pijat dan urut. Pada saat diserap oleh kulit dan otot, minyak aromaterapi akan memberi sensasi rasa hangat yang menenangkan pada otot anda.
Ada berbagai cara untuk menghirup aroma, dengan burner (sejenis tungku unik nan mungil dari keramik/batu), cone, stick atau tetesan di potpoury untuk penyegar ruangan. Bisa juga menggunakan oil massage untuk pijatan, sabun wangi, lilin wangi ato salt untuk berendam kaki yg lelah atau dengan penggunaan lulur scrub tuk kulit yang bersih mulus dan wangi.

Aroma favorit dan disukai kebanyakan orang adalah nlavender, green tea, rose, musk, jasmine, sandalwood, opium, lemon, apple, lotus, frangipani, chempaka etc.
Masing2 aroma memiliki kegunaan masing2 atau dikombinasikan, seperti : sakit kepala, konsentrasi belajar, menenangkan saat tidur, menciptakan suasana romantis, meditasi, ketenangan jiwa, relaksasi, menenangkan pikiran dari stress pekerjaan, etc.
Di beberapa ruang perkantoran dan bank, aromatheraphy digunakan untuk menambah semangat saat bekerja.
Selain itu, dapat juga dengan meredam seluruh tubuh atau daerah tertentu yang bermasalah dengan air yang dicampur minyak esensial. Misalnya, kaki (footbath). Cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan menghirup langsung esensial yang diteteskan pada saputangan atau bantal. Atau menguapkannya dengan alat (tungku aroma terapi) sehingga partikel-partikelnya bergabung dengan udara. Sehingga hidung akan menghirup dan dapat menimbulkan rangsangan reseptor penciuman yang sangat kaya terhadap saraf. Melalui saraf aroma tersebut dikirim ke otak, tepatnya ke sistem limbik (hipotalamus dan hipofisis). Sistem ini merupakan pusat emosi, kreativitas, memori, suasana hati (mood) dan seksualitas, serta merupakan ‘master glands’ yang mengatur fungsi seluruh hormon yang ada pada tubuh kita.
Jadi bila pikiran sedang stres, kita dapat melakukan relaksasi tersebut dengan aromaterapi di rumah.
Selamat mencoba !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar